Heboh! Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Gaungkan Gerakan Sholat Berjamaah demi Bangun Peradaban
GOMBONG, NurfalNEWS – Masjid Nurul Falaah, Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, meluncurkan “Gerakan Sholat Berjamaah” pada Rabu malam (22/4/2026). Langkah ini menjadi upaya nyata dalam membangun peradaban masyarakat yang religius dan berdaya, dimulai dari lingkungan masjid.
Kegiatan yang digelar di serambi masjid tersebut mengusung tema “Gerakan Sholat Berjamaah untuk Terwujudnya Qoryah Thayyibah wa Robbun Ghafur”, yakni mewujudkan desa yang baik, tenteram, dan mendapat ampunan dari Allah SWT.
Dalam kesempat tersebut, sebanyak 40 jamaah mengikuti deklarasi yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama. Menariknya, usai deklarasi, para jamaah langsung dibagi menjadi lima tim yang akan bergerak secara aktif di tengah masyarakat.
Selanjutnya, tim tersebut bertugas melakukan pendekatan persuasif dengan mengunjungi rumah-rumah warga. Bahkan, mulai Kamis (23/4/2026) hingga 7 Mei 2026, mereka dijadwalkan mendatangi sedikitnya 56 rumah calon jamaah di sekitar masjid untuk mengajak masyarakat melaksanakan sholat berjamaah secara rutin dan aktif.
Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah, Bambang Purwanto, S.Ag., mengatakan bahwa gerakan ini merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban Islam di tingkat desa.
“Visi kami adalah menjadikan Masjid Nurul Falaah sebagai pusat peradaban. Namun, peradaban tidak akan terwujud jika jamaahnya belum terbentuk. Karena itu, diperlukan kekuatan dan kedisiplinan ibadah yang dimulai dari sholat berjamaah,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, melalui pendekatan jemput bola tersebut, takmir berharap Masjid Nurul Falaah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan spiritual dan sosial masyarakat.
Dengan demikian, Masjid Nurul Falaah diharapkan mampu mendorong terwujudnya Desa Kedungpuji yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai kebersamaan, selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Ma’idah ayat 2, “Wa ta’āwanū ‘alal birri wat-taqwā” (tolong-menolonglah dalam kebaikan dan takwa).
Tak hanya itu, Bambang menambahkan, gerakan ini diharapkan mampu menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk kembali memakmurkan masjid sebagai pusat kehidupan umat.
“Kami berharap gerakan ini bisa istiqamah dan membawa perubahan nyata, sehingga masjid benar-benar hidup dan menjadi pusat aktivitas ibadah serta kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu jamaah, Zaki Ahmad Husnan, warga RT 005 RW 002, mengaku menyambut baik adanya gerakan tersebut. Menurutnya, program ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sholat berjamaah.
“Gerakan ini sangat bagus dan menginspirasi. Kami jadi lebih termotivasi untuk ke masjid dan menjaga kebersamaan dengan warga lainnya. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang ikut meramaikan masjid,” ujar Zaki. (sfd)