SHARE

Oleh: Prof. Dr. HM. Rasjidi

Di kalangan birokrasi dan akademisi juga para aktifis pergerakan Islam nama HM. Rasjidi sudah sangat familier. Menurut Herry Mohammad (Tokoh-Tokoh Islam yang Berpengaruh Abad 20, 2006) dikatakan bahwa Rasjidi lahir di Kotagede, Yogyakarta pada 20 Mei 1915 dan wafat di Jakarta pada 30 Januari 2001.

Dalam kehidupannya sebagai seorang intelektual sekaligus aktifis Muslim, Rasjidi selalu berusaha melakukan pembelaan terhadap Islam dan umat Islam. Hal tersebut ditujukan baik terhadap aktivis Kristen, tokoh-tokoh aliran kepercayaan, maupun tokoh-tokoh Islam sendiri. Bukti-bukti yang menunjukkan hal tersebut diantaranya adalah koreksinya dalam bentuk buku terhadap gagasan Nurcholis Madjid tentang sekulerisasi dan “Islam yes, partai Islam no”. Juga terhadap buku yang ditulis Prof. Dr. Harun Nasution “Islam Ditinjau dari Beberapa Aspeknya. Maka tidak keliru jika dikatakan oleh Herry Mohammad bahwa Prof. Dr. HM. Rasjidi adalah Sang Begawan Pembela Akidah Umat.

Di tengah situasi saat ini seperti yang disinyalir oleh Dr. Adian Husaini (Mewujudkan Indonesia Adil dan Beradab, 2015) bahwa kita sedang menghadapi pemikiran ekstrim salah satunya dalam bentuk sekulerisme dan liberalisme. Kita merindukan sosok intelektual Muslim yang istiqomah seperti beliau.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here