SEKILAS INFO
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Saturday, 18 08 2018 August 2018 >

IMSYAK 04:20
SUBUH 04:34
DZUHUR 11:44
ASHAR 15:05
MAGHRIB 17:35
ISYA 18:49
Diterbitkan :
Kategori : NEWS / NEWS UPDATE / SOSIAL BUDAYA
Komentar : 0 komentar

SEMPOR (NurfalNews) – Bidang Dakwah Yayasan Bina Insani Kebumen menggelar Dauroh Remaja Islam di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Terpadu Logaritma Komplek Mushola Nurbarokah RT 03 RW 02 Kedungjati Sempor Kebumen pada hari Kamis-Jum’at (31/12/2015 s.d. 1/1/2016). Acara ini dihadiri sekitar 60 remaja Islam yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Kebumen.

Acara ini di mulai pada pukul 15.30 WB, yang mana sebelum memasuki ruang kegiatan, para peserta terlebih dahulu melakukan registrasi ulang. Dauroh ini dibuka dengan sambutan oleh ketua panitia Ahmad Mus’ab, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ustadz Yunus Anies selama kurang lebih 1 jam dengan sesi tanya jawab selama 15 menit.

Menurut Ahmad Mus’ab ketika dijumpai NurfalNews mengatakan Dauroh remaja Islam diselenggarakan dalam rangka mengisi liburan sekolah. “…Alhamdulillah teman-teman SMP dan SMA banyak yang hadir, walhasil acara ini sukses dihadiri sekitar 60 peserta”. ungkap Mus’ab.

Dengan mengangkat tema “Membentuk Pemuda Tangguh dalam Ukhuwah Islamiyah” disampaikan tiga materi, yakni iman, dinamis dan produktif dengan pemateri Ustadz Yunus Anies, Ustadz Bambang Purwanto, S.Ag. dan Ustadz Sarno. Selain materi pilihan, dalam kegiatan ini disampaikan juga acara menarik lainnya seperti Ta’aruf peserta, Games menarik, Qiyamul lail, tadarus Al-Qur’an, Rihlah, Out Bond, dan Renungan yang menggugah.

Pada materi pertama disampaikan bahwa tingkah laku seseorang tergantung pada pemikiran yang dianutnya, terutama pemikiran mendasar yang akan membentuk persepsi seseorang tentang hakikat kehidupan yang kemudian disebut sebagai aqidah.

Dalam penyampaiannya, ustadz Yunus mengajak kepada para peserta dauroh untuk senantiasa mempunyai keyakinan mau berjuang di jalan Allah SWT. “…yakinlah kalian bahwa Allah akan menolong kepada siapa saja yang mau berjuang di jalanNya!”

Allah SWT sudah pasti dan selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beramal, bergerak, berjuang, dan berjihad demi kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Keyakinan ini sudah selayaknya menghujam pada diri kita, “Intanshurullah yanshurkum wa yutsabbit aqdamakum.” (Muhammad: 10); “Alladziina jaahadu fiina lanahdiyannahum subuulana wa innalaaha la ma’al muhsinin.”(Al-Ankabut: 29). tegas Ustadz.

Sementara pada materi kedua diisi dengan diskusi kelompok tentang konsep dasar dalam Islam yang difasilitasi oleh Bambang Purwanto, S.Ag.

Pada sesi diskusi, para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti acara ini, dibuktikan pada saat diskusi dengan kelompok lain. Para peserta sangat aktif bertanya dan terlihat semangat untuk mendiskusikan mengenai enam hal yang harus diketahui oleh setiap muslim yaitu konsep-konsep dasar dalam Islam (Islamic world view).

Menurut Bambang Purwanto, S.Ag. Acara semacam itu cukup bagus, peserta diskusi kelompok sangat antusias, hanya saja pada waktu closing masih terlihat malu-malu. “…perlu dibiasakan lagi untuk berlatih berfikir ilmiah, mengungkapkan pikiran dan bisa menyampaikan pendapatnya secara verbal dalam forum besar”. Imbuh Bambang.

Tanpa cahaya, sebuah renungan malam disampaikan oleh Ustadz Naufal Tsafiq dengan pembawaanya yang tenang dan damai, membuat air mata para peserta berjatuhan, begitu tersentuh dalam hati, penuh sesak, dan yang membuat para peserta tiba-tiba berkeinginan untuk bertemu orangtua mereka.

Disusul pagi harinya kegiatan Rihlah ke curug Bonosari, Sempor. Perjalanan yang cukup jauh menuju curug membuat ghiroh peserta semakin menggelora dalam memperjuangkan misi dakwahnya. Membangun mentalitas dan ruhiyah yang berkarakter Islami melalui tafakkur alam.

Kembali pada alam adalah pilihan yang tepat untuk menyadarkan, bahwa diri ini sungguh teramat kecil dibandingkan semua kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Melihat alam yang diciptakan dengan begitu seimbang dan sempurna, mengembalikan kesadaran kita bahwa sejatinya kita adalah makhluk yang menghamba penuh kepada-Nya, pemilik apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Banyak pelajaran yang dapat diambil dari Dauroh Remaja Islam ini, seperti yang disampaikan Lukman Rahmat Aziz salah satu peserta Dauroh ketika dijumpai NurfalNews menyatakan bahwa kegiatan tersebut sangat berkesan bagi saya, Karena kita pelaku dauroh juga menjadi salah satu faktor yang akan membuat seseorang kader tetap bertahan dalam keistiqomahan bersama.

Aziz nenambahkan dari kegiatan tersebut maka bertambahlah persaudaraan, wawasan dan ilmu pengetahuan tentang keislaman. “karena sebagai remaja Islam kita dituntut untuk bisa berkontribusi lebih kepada sesama dan menjadikan hidup lebih bermakna” tegas aziz

Peserta lain Alfida Kamila Rosyda menyampaikan sebelumnya sudah pernah mengikuti acara yang sama (dauroh), namun ini lebih menarik, menambah wawasan keilmuan dan lebih berani menyampaikan gagasan dalam sesi berdikusi yang difasilitasi oleh panitia.

“…..Semoga selepas kegiatan tersebut saya bisa mengajak kebaikan kepada teman-teman dan bisa berbagi ilmu khususnya di desa saya”, “keren deh pokoknya, semoga di lain kesempatan bisa diadakan acara seperti ini lagi…” harap Fida. (SaifudinMDG)

SebelumnyaMELATIH ANAK AGAR MANDIRI SesudahnyaAnggota PPS se Kabupaten Kebumen di lantik
Cintai Nabi, Makmurkan Masjid dan Majukan Desa Cintai Nabi, Makmurkan Masjid dan Majukan Desa
Rindu kami padamu ya Rasul, Rindu tiada terperi, Berabad jarak darimu ya Rasul, Serasa dikau disini, Cinta ikhlasmu pada manusia, Bagai cahaya suwarga, Dapatkah kami membalas cintamu, Secara bersahaja. #######...
Perempuan Hebat Di Balik H.O.S. Tjokroaminoto Perempuan Hebat Di Balik H.O.S. Tjokroaminoto
“Ayahanda! Dahulu anakanda dikawinkan oleh ayah-bunda, sedangkan anakanda pada waktu itu tidak kenal dengan Mas Tjokro. Anakanda taat! Kini anakanda pun tetap taat. Kalau ayah-bunda ceraikan anakanda dari Mas Tjokro,...
Merindukan Pemimpin Sejati Merindukan Pemimpin Sejati
“….Tetapi pemimpin sejati tetap ingat; umur di dunia tidaklah akan lama, tetapi umur sejarahlah yang lebih lama.” (Buya Hamka) ###### Itulah antara lain yang ditulis oleh Buya Hamka (“Pemimpin Sejati” dalam...
Yang Muda, Yang Berprestasi : Impian Setiap Orang Tua Yang Muda, Yang Berprestasi : Impian Setiap Orang Tua
“Muhammad Al-Fatih adalah pemimpin hebat yang dalam usia sangat muda berhasil menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1543. Ia adalah contoh kisah sukses model pendidikan yang menekankan pada penanaman adab dan kesungguhan...
Cerdas dan Berkarakter: Sebuah Impian dari Pesantren Cerdas dan Berkarakter: Sebuah Impian dari Pesantren
Dalam buku “Rekonstruksi Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia” dikatakan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan pertama yang dikenal oleh umat Islam di Indonesia. Menurut Akbar Zainudin (Ketika Sukses Berawal Dari Pesantren,...
Mencari Teman Sejati Mencari Teman Sejati
“Selama ini, Ku mencari-cari, Teman yang sejati, Buat menemani, Perjuangan suci”. Itulah bait pertama dari sebuah lagu yang berjudul “Teman Sejati.” Dalam kaitan ini peringatan dari Buya Hamka pantas diperhatikan....


TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.