SHARE

GOMBONG (NurfalNews) – Ratusan warga muslim desa Kedungpuji Kecamatan Gombong Kabupaten Kebumen secara khusyuk mengikuti acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah/2017 Masehi yang digelar oleh Takmir Masjid Nurul Falaah Kedungpuji di Halaman Masjid setempat, Ahad (23/4) pagi.

Acara yang bertemakan “Tegakkan Shalat, Ciptakan Masyarakat Yang Beradab” itu, dimulai pukul 09.00 Wib dengan berbagai penampilan menarik dari santriwan santriwati TPQ Nurul Falaah Kedungpuji.

Dalam kesempatan itu, nampak hadir segenap Penasehat Takmir Masjid Nurul Falaah, Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah Bambang Purwanto, S.Ag. Perangkat Desa Kedungpuji, Majelis Taklim Ibu-Ibu Nurul Falaah, Kepala TPQ Nurul Falaah Muchyani, S.Pd., seluruh santri dan wali santri TPQ Nurul Falaah, serta ratusan hadirin dari masyarakat desa Kedungpuji dan sekitarnya.

Ketua Panitia peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Masjid Nurul Falaah Saryono dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa Isra’ Mi’raj merupakan salah satu peristiwa sekaligus mukjizat sebagai bukti kenabian dan kerasulan Muhammad SAW.

Saryono Menambahkan, Ada sejumlah hikmah dalam peringatan Isra Mi’raj yang wajib kita renungkan dan amalkan diantaranya perintah shalat. Shalat menjadi ibadah wajib bagi setiap umat Islam dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan ibadah-ibadah wajib lainnya.

“Maka dalam suasana peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, saya mengingatkan kembali pentingnya mengamalkan shalat lima waktu bagi setiap muslim” Imbuh Saryono.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah Bambang Purwanto, S.Ag. menyampaikan beberapa informasi tentang kegiatan Masjid Nurul Falaah diantaranya Infak mingguan masjid yang diakomodir di masing-masing RT di wilayah RW II Alhamdulillah berjalan lancar dan perlu ditingkatkan kembali.

Ketua Takmir melanjutkan, bahwa target meningkatkan kualitas dan kuantitas jamaah shalat Rawatib dengan target minimal 40 rumah di sekitar masjid sudah 100% terlaksana.

“Hal itu merupakan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Tahunan Takmir Masjid Nurul Falaah Kedungpuji yang telah terlaksana pada sabtu (15/4) malam kemarin.” Terang Bambang, seraya menambahkan akan terus berusaha meningkatkan kinerja para pengurus takmir dalam mengelola masjid di masing-masing Bidang.

Hal senada yang disampaikan Kepala Desa Kedungpuji Yuliono Irmawan, A.Md. yang diwakili oleh Kaur Kesra Dwi Indra Setiawan, bahwa Pemerintah Desa akan selalu mendukung kegiatan tentang keagamaan di masjid Nurul Falaah, pihaknya merasa senang dan bangga karena kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa silaturrahim antar warga Kedungpuji.

Kades berharap, melalui pengajian dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W itu, warganya dapat mengambil hikmah dan dapat mengamalkan inti pengajian yang disampaikan oleh pembicara nantinya, sehingga akan menambah rasa iman dan taqwa kepada Allah SWT.

“Karena sebaik-baik bekal kita nantinya adalah iman dan taqwa,” tegas Dwi Indra.

JAUHI RIBA DAN TUMBUHKAN WIRAUSAHA BAGI REMAJA MASJID
Menambah kekhusyukan acara, seluruh hadirin mendapat siraman qalbu dari Ustadz H.M. Nasrullah asal Tersobo, Prembun Kabupaten Kebumen.

Dalam tausiyahnya, sang ustadz menyampaikan bahaya riba dalam Islam dapat menutup hati seseorang untuk menerima kebenaran yang disampaikan oleh orang lain kepadanya.

Banyak ayat-ayat dalam Al-Quran yang menjelaskan bahayanya orang-orang yang memakan riba diantaranya Surat Al-Baqarah ayat 275, 276, 278. “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa”, terang ustadz.

Al-ustadz juga mengingatkan kepada para hadirin untuk tidak meninggalkan shalat, karena shalat mengajarkan kita untuk tidak melakukan sesuai yang haram termasuk riba dan senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT.

“Disiplin melaksanakan shalat lima waktu Insya Allah kita akan selalu diberi jalan keluar dari keadaan sulit oleh Allah SWT“, Tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ustadz H.M. Nasrullah yang juga sebagai Ketua Indonesian Islamic Bussines Forum dan Wakil Ketua III Forum Umat Islam Kabupaten Kebumen itu, mengajak kepada para hadirin terkhusus kepada pengurus Takmir Masjid Nurul Falaah untuk memikirkan konsep pendampingan wirausaha bagi remaja masjid karena ikhtiar tersebut salah satu misi Masjid yakni pemberdayaan jamaah dalam bidang ekonomi yang harus direalisasikan.

Lanjut Ustadz, Generasi penerus ini bisa berkembang dengan memiliki kualitas yang baik kalau ada pembinaan secara maksimal dari pihak pemerintah serta pihak yang terlibat seperti Pengurus Takmir, pembinaan ini bisa berupa meningkatkat skill atau potensi yang ada pada pemuda.

“Potensi ini berupa ketrampilan/keinginan/kekuatan yang ada pada individu pemuda yang bisa ditampung dalam organisasi/lembaga pemuda. Potensi ini merupakan pemanfaatan/pengembangan sumber daya manusia”. Imbuh Ustadz sekaligus enterpreneur itu.

Salah satu remaja yang sekaligus Ketua Remaja Islam Masjid (RISMA) Nurul Falaah Tsabit Abdurrahman (17) menanggapi serius tentang hal tersebut, Dirinya sebagai ketua Risma akan segera merapat kepada Pengurus Takmir dan Anggota Risma untuk merealisasikan konsep pendampingan wirausaha bagi remaja masjid itu.

“Insya Allah untuk pendampingan tersebut akan segera kami tindaklanjuti dengan rapat pengurus Takmir Masjid dan anggota Risma Nurul Falah”, tuturnya ketika dikonfirmasi. (sfd/indra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here