SHARE

GOMBONG (NurfalNews) – Para dai/daiyah yang berada di desa Kedungpuji Kecamatan Gombong mendapat undangan dari Pemerintahan Desa Kedungpuji guna membahas kegiatan bulan ramadhan 1437 H tahun 2016. Kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan dan mengisi kegiatan di bulan Suci Ramadhan itu, berlangsung di Ruang Pertemuan Balai Desa Kedungpuji, Senin (23/5).

Kegiatan tersebut sudah diadakan rutin setiap tahunnya, seperti yang disampaikan Kepala Desa Kedungpuji, Yuliono Irmawan, A.Md. dalam rapat tersebut, “ini merupakan agenda rutin yang sampai saat ini dijalankan, agenda yang sangat baik bertujuan untuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita dan seluruh warga desa kedungpuji khususnya,” ungkap Kades Yuli.

Yuli menambahkan, bahwa dengan dilakukannya rapat koordinasi antara pemdes dengan dai/daiyah di desa Kedungpuji tersebut dapat terjalin silahturahmi dan kerjasama yang lebih baik, sehingga kegiatan keagamaan di desa Kedungpuji dapat berjalan sesuai harapan.

Pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam beribadah, terutama pada malam hari ketika meninggalkan rumah saat pergi untuk beribadah ke masjid atau mushola, rumah harus dipastikan keadaan aman.

Lebih lanjut Yuli berharap, para dai setidaknya punya wadah untuk pengelolaan kegiatan yang sifatnya keagamaan di desa ini sehingga perlu dibentuk forum dai se Kedungpuji. “….jauh-jauh hari kami mengundang Bapak/Ibu sekalian untuk bersama-sama merencanakan dan merumuskan kegiatan keagamaan untuk mengisi kegiatan bulan ramadhan tahun ini, dengan harapan pemahaman ke-Islaman masyarakat desa Kedungpuji meningkat, dan kami siap memfasilitasinya,” Imbuh Kades Yuli.

Adapun kegiatan yang digarap dalam rapat tersebut diantaranya jadwal pengisian kuliah ba’da subuh setiap pagi selama Bulan Ramadhan di masjid dan mushola se Kedungpuji. Tidak hanya itu, kajian remaja juga dijadikan target pemdes dalam rapat kordinasi tersebut, dengan harapan remaja harus lebih aktif dalam mengkaji ilmu agama agar hidupnya lebih bermakna sesuai ajaran agama Islam.

Salah satu peserta rapat Drs. Muhadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemdes yang telah mengadakan pertemuan seperti itu, “semoga kegiatan kuliah subuh dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat oleh pihak pemdes,” harap Muhadi.

Sementara pendapat dari H. Safi’i Sumardjo dalam menyikapi petugas atau dai/daiyah yang kurang aktif dalam menjalankan tugas mulia tersebut, beliau memberikan motivasi kepada peserta rapat. “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” papar H. Safi’i mengutip QS. Muhammad ayat 7.

Tidak hanya kegiatan ramadhan saja, dalam rapat tersebut juga merencakan akan ada kegiatan di luar bulan ramadhan yang sifatnya edukatif dan religius. Kegiatan tersebut sasarannya adalah remaja dan pada pelaksanaan nantinya akan dibiayani dan difasilitasi oleh pemdes, semua itu sudah di musyawarahkan sebelumnya dalam Musrembangdes April lalu. (SaifudinMDG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here