SEKILAS INFO
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Wednesday, 15 08 2018 August 2018 >

IMSYAK 04:19
SUBUH 04:33
DZUHUR 11:43
ASHAR 15:04
MAGHRIB 17:34
ISYA 18:49
Diterbitkan :
Kategori : KEDUNGPUJI NEWS / NEWS / NEWS UPDATE / SOSIAL BUDAYA
Komentar : 0 komentar

KEBUMEN (kebumenekspres.com) – Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong peduli dengan kondisi Umat Muslim di Negeri Syam. Muslim satu dengan muslim yang lain merupakan saudara, dengan demikian penderitaan Umat Muslim di Negeri Syam juga menjadi bagian dari penderitaan Umat Muslim dimanapun berada.

Adanya kepedulian itu, salah satunya dilaksanakan dengan melaksanakan penggalangan dana. Dana tersebut akan dikirim untuk kebutuhan Umat Muslim di Pelestina. Acara penggalangan dana dilaksanakan dalam pengajian dan buka bersama, Rabu (30/5/2018).

Pengajian yang juga dihadiri oleh warga sekitar masjid dan jajaran Muspika Gombong itu, mengundang Syeikh Mu’nis Mowafaq Mohmoud Al Shawagfih dari Negeri Syam yakni Negara Yordania. Dalam tausiyahnya, Syeikh Mu’nis Mowafaq berharap penderitaan Umat Muslim di Negeri Syam mendapat kepedulian dari Muslim di seluruh dunia. Kegiatan pengajian dilaksanakan bekerja sama dengan Syam Organizer.

Syeikh Mu’nis Mowafaq menjelaskan, saat ini Negeri Syam yang kerap diceritakan oleh Baginda Rosululloh SAW telah terbagi menjadi empat negara yakni Yordania, Suriah, Libanon dan Pelestina. Para Umat Muslim di negeri tersebut kini tengah dicekam krisis yang berkepanjangan. “Negeri Syam merupakan negeri yang terdapat Masjidil Aqsa di Yerusalem. Negeri tersebut juga merupakan negeri yang diberkati oleh Nabi Muhammmad SAW,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu Syeikh Mu’nis Mowafaq menyampaikan Negeri Syam juga merupakan negeri yang oleh Alloh telah ditetapkan sebagai tempat turunnya Nabi Isa As. Turunnya Nabi Isa akan terjadi di tembok ratapan tepatnya di kota Damaskus Negara Suriah. “Alloh SWT tidak melarang Muslim berbuat baik kepada Non Muslim yang tidak menganggu. Namun yang terjadi di Negeri Syam saat ini Umat Muslim dalam keadaan yang sangat menderita,” jelasnya.

Usai pengajian dilaksanakan pula pemutaran film dokumenter.  Film yang menceritakan tentang kondisi Umat Muslim di Negeri Syam. Dalam video terlihat, dimana anak-anak telah menjadi korban kebiadaban bom. Bahkan terdapat seorang anak yang sekujur tubuhnya dipenuhi dengan luka bakar. Mirisnya, karena tidak ada obat-obatan yang memadai, luka bakar anak hanya diolesi menggunakan lumpur.

Ketua Takmir Masjid Nurul Falaah Bambang Purwanto, S.Ag menjelaskan, saat Islam menghadapi maslah, maka Umat Muslim harus menjadi bagian dari mencari atau membantu terselesaikannya masalah tersebut. Itu dilaksanakan sampai di semua lini kehidupan mulai dari tingkat RT, RW, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Internasional. “Saat ini Umat Muslim di Negeri Syam sedang dilanda masalah, maka sebisa mungkin kira juga harus membantu, baik itu melalui meteri, tenaga maupun doa,” ucapnya. (mam)

Video terkait :

SebelumnyaWarga Berburu Takjil di Pasora Desa Kedungpuji SesudahnyaBudaya Silaturahmi : Tautkan Hati Lintas Generasi
Cintai Nabi, Makmurkan Masjid dan Majukan Desa Cintai Nabi, Makmurkan Masjid dan Majukan Desa
Rindu kami padamu ya Rasul, Rindu tiada terperi, Berabad jarak darimu ya Rasul, Serasa dikau disini, Cinta ikhlasmu pada manusia, Bagai cahaya suwarga, Dapatkah kami membalas cintamu, Secara bersahaja. #######...
Perempuan Hebat Di Balik H.O.S. Tjokroaminoto Perempuan Hebat Di Balik H.O.S. Tjokroaminoto
“Ayahanda! Dahulu anakanda dikawinkan oleh ayah-bunda, sedangkan anakanda pada waktu itu tidak kenal dengan Mas Tjokro. Anakanda taat! Kini anakanda pun tetap taat. Kalau ayah-bunda ceraikan anakanda dari Mas Tjokro,...
Merindukan Pemimpin Sejati Merindukan Pemimpin Sejati
“….Tetapi pemimpin sejati tetap ingat; umur di dunia tidaklah akan lama, tetapi umur sejarahlah yang lebih lama.” (Buya Hamka) ###### Itulah antara lain yang ditulis oleh Buya Hamka (“Pemimpin Sejati” dalam...
Yang Muda, Yang Berprestasi : Impian Setiap Orang Tua Yang Muda, Yang Berprestasi : Impian Setiap Orang Tua
“Muhammad Al-Fatih adalah pemimpin hebat yang dalam usia sangat muda berhasil menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1543. Ia adalah contoh kisah sukses model pendidikan yang menekankan pada penanaman adab dan kesungguhan...
Cerdas dan Berkarakter: Sebuah Impian dari Pesantren Cerdas dan Berkarakter: Sebuah Impian dari Pesantren
Dalam buku “Rekonstruksi Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia” dikatakan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan pertama yang dikenal oleh umat Islam di Indonesia. Menurut Akbar Zainudin (Ketika Sukses Berawal Dari Pesantren,...
Mencari Teman Sejati Mencari Teman Sejati
“Selama ini, Ku mencari-cari, Teman yang sejati, Buat menemani, Perjuangan suci”. Itulah bait pertama dari sebuah lagu yang berjudul “Teman Sejati.” Dalam kaitan ini peringatan dari Buya Hamka pantas diperhatikan....


TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.