SEKILAS INFO
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Sunday, 22 07 2018 July 2018 >

IMSYAK 04:21
SUBUH 04:35
DZUHUR 11:45
ASHAR 15:06
MAGHRIB 17:36
ISYA 18:50
Diterbitkan :
Kategori : KEDUNGPUJI NEWS / NEWS / NEWS UPDATE
Komentar : 0 komentar

KEBUMEN (kebumenekspres.com) – Jika dikelola dengan baik, sebuah masjid bukan hanya dapat menjadi pusat peribadatan saja, melainkan juga mampu menjadi pusat perekonomian . Hal ini salah satunya dibuktikan oleh Masjid Nurul Falaah yang berada di Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong.

Ya di Masjid yang mempunyai visi “Terciptanya Masjid Nurul Falaah Sebagai Pusat Peradaban Islam” tersebut, setiap Bulan Ramadhan selalu dilaksanakan kegiatan Pasar Sore Ramadhan (Pasora). Kegiatan tahun 2017 ini, merupakan kali ketujuh Masjid Nurul Falaah melaksanakan Pasora.

Dari pantauan Kebumen Ekspres, Kamis (1/6/2017), Kegiatan Pasora yang dilaksanakan di sepanjang jalan Depan Kantor Balai Desa Kedungpuji memang sangat luar biasa. Puluhan pedagang dari berbagai penjuru, memadati setiap sisi kanan dan kiri jalan dengan panjang mencapai 500 meter.

Suasana setiap sore di Pasora pun ramai dikunjungi warga yang bertransaksi sekaligus ngabuburit (menunggu saat buka puasa tiba) dari berbagai usia. “Dulu pada awalnya hanya terdapat tiga pedagang, itu pun panitia yang berjualan,” tutur Ketua Panitia Ustadz Saryono melalui Sekretarisnya Saifudin SE.

Saifudin menjelaskan, setiap Bulan Ramadhan Desa Kedungpuji menjadi wisata rohani. Kegiatan diawali dengan kerja bakti di lingkungan masjid. Acara dilanjutkan dengan agenda kedua yakni Pawai Ta’aruf keliling Desa Kedungpuji. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan Group Drum Band dari SD Negeri 2 Kedungpuji.

“Selanjutnya yakni Pasar Sore Ramadhan yang selalu menjadi program andalan panitia. Pasar musiman yang menjadi salah satu icon masyarakat Kedungpuji selama Bulan Ramadhan tersebut, digelar di sepanjang jalan Masjid Nurul Falaah sampai gapura Balai Desa Kedungpuji,” terang Saifudin.

Pasora, lanjutnya, telah menjadi tempat wisata kuliner warga Kedungpuji. Sejak dilaksanakan tujuh tahun lalu, setiap tahunnya para penjual yang mendaftarkan untuk menjajakan dagangannya semakin bertambah.

“Tahun 2017 ini ada 50 stand yang sudah mendaftar dan sudah memasang patok lokasi untuk berjualan diantaranya bakso, batagor, es sop buah, pecel, gorengan, sate, soto, ayam bakar, bakso bakar, empek-empek, es cream, es pisang hijau, pakaian muslim, obat herbal, mainan edukatif pernak-pernik islam, asesories dan lain sebagainya,” ucapnya. (mam)
Source: http://www.kebumenekspres.com/2017/06/desa-di-kecamatan-gombong-ini-jadi.html

SebelumnyaTiap bulan Ramadhan, Desa Kedungpuji jadi wisata ruhani. SesudahnyaJelang Lebaran, Takmir Masjid Nurul Falaah gelar Pengajian dan Bakti Sosial
Budaya Silaturahmi : Tautkan Hati Lintas Generasi Budaya Silaturahmi : Tautkan Hati Lintas Generasi
Salah satu yang khas dari umat Islam bangsa Indonesia adalah budaya silaturahmi. Karena dilakukan dalam rangkaian perayaan Idul Fitri. Buktinya antara lain adalah saling mengunjungi di antara saudara. teman dan...
Jamaah Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Galang Dana Peduli Palestina Jamaah Masjid Nurul Falaah Kedungpuji Galang Dana Peduli Palestina
KEBUMEN (kebumenekspres.com) – Masjid Nurul Falaah Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong peduli dengan kondisi Umat Muslim di Negeri Syam. Muslim satu dengan muslim yang lain merupakan saudara, dengan demikian penderitaan Umat...
Warga Berburu Takjil di Pasora Desa Kedungpuji Warga Berburu Takjil di Pasora Desa Kedungpuji
KEBUMEN (kebumenekspres.com) – Masjid Nurul Falaah yang berada di Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong memiliki tradisi tersendiri saat bulan ramadan. Selama sebulan penuh, masjid tersebut menggelar program Pasar Sore Ramadhan (Pasora)....
Berdayakan Ekonomi Umat, Takmir Masjid Nurul Falah Gelar Pasar Sore Ramadan Berdayakan Ekonomi Umat, Takmir Masjid Nurul Falah Gelar Pasar Sore Ramadan
Gombong, (kebumen.sorot.co) – Dalam rangka mewujudkan masjid sebagai pusat peradaban islam, Takmir Masjid Nurul Falaah, Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong menggelar Pasar Sore Ramadan (Pasora). Pasora tersebut merupakan salah satu program tahunan...
Saatnya Melanjutkan Warisan Islam : Sebuah Renungan Saatnya Melanjutkan Warisan Islam : Sebuah Renungan
Catatan kritis Adian Husaini pantas direnungkan. Terlebih dalam kaitan dengan momentum peringatan Dekrit Presiden yang ke-58 pada tanggal 5 Juli 2017. Telah dinyatakan oleh salah seorang Cendekiawan Muslim dari Universitas...
Saatnya Dakwah Ekonomi Dilaksanakan Saatnya Dakwah Ekonomi Dilaksanakan
GOMBONG (NurfalNews) – Mayoritas masyarakat masih cenderung memaknai agama hanya sebagai urusan ukhrowi (akherat) semata. Padahal ajaran dalam agama sebenarnya telah lengkap untuk mengatur semua sendi kehidupan. Untuk itu untuk...


TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.